TUGAS MANAJEMEN PEMASARAN
Disusun oleh :
Mita Nadilia 11150678
Nur Aeni Suwanto 11150456
Rizka Putri S 11150506
Romdanah 11150755
Mata kuliah : Manajemen Pemasaran
Dosen : Angrian Permana, S.Pd.,MM
kelas : 4 F Manajemen
STIE BINA BANGSA
PT Petronas
1. Sejarah Perusahaan
Pada tahun 1973 terjadi krisis minyak yang ikut melanda Malaysia.
Krisis ini ternyata mampu menyadarkan pemerintah Malaysia akan
pentingnya pengelolaan sumber daya alamnya sendiri. Pada 17 agustus
1974, dengan menggunakan perangkat hukum, melalui UU, Malaysia
mendirikan Petronas dengan tujuan untuk menjamin sumber daya Migas
nasional dikembangkan sejalan dengan kebutuhan dan aspirasi bangsa.
Petronas mempunyai hak istimewa untuk melakukan proses pengilangan
minyak dan memproduksi petrokimia. Petronas ditetapkan secara integrated
sebagai entitas bisnis bidang migas dalam spectrum yang luas dalam
bisnis minyak baik sector hulu maupun hilir. Pada dasarnya, Malaysia
belajar mengelola perminyakan dari Indonesia dengan mengadopsi Production Sharing Contract
(PSC) yang semula dicetuskan oleh Indonesia dan diterapkan di
Pertamina. Tetapi dengan kerjasama Petronas dengan pemerintahnya serta
iklim investasi di Malaysia yang lebih baik maka Malaysia lebih berhasil
dalam mengaplikasikannya.
Beberapa Tugas yang harus dilakukan Petronas adalah : memberikan
nasehat kepada pemerintah mengenai hal-hal yang berhubungan dengan
perminyakan, menarik investor asing di sektor perminyakan, merumuskan
kebijakan, perencanaan dan strategi dalam pengelolaan sumber daya migas
nasional, melakukan hubungan jangka panjang dalam eksplorasi sumberdaya
melalui pembentukan PSC, menjamin pengembalian/penghargaan yang adil
pada investor yang berhasil berdasarkan kelayakan prospek/tingkat
resiko, mendorong investasi berkelanjutan untuk mempertahankan produksi.
Petronas atau
minyak bumi Nasional Berhad telah didaftarkan di bawah Akta
Perusahaan-Perusahaan 1965.
Pada 1 Oktober 1974, dengan termaktubnya Akta Kemajuan Petroleum,
Petronas telah diberi hak, kuasa, kebebasan dan keistimewaan di dalam
menangani dan memajukan sumber minyak bumi di Malaysia. Individu yang
bertanggung jawab untuk mendirikan Petronas adalah Tan Sri Tengku
Razaleigh Hamzah yang ketika itu terpengaruh dengan perolehan perusahaan
minyak milik Indonesia yaitu Pertamina.
Sebelum 1974, operasi minyak di Malaysia dilakukan oleh perusahaan
minyak multinasional melalui sistem konsesi untuk mencarigali minyak
bumi di perairan Sulawesi, Maluku dan Barat. Antara
perusahaan-perusahaan carigali minyak yang memegang konsesi adalah Shell
dan ExxonMobil. Kilang pengolahan minyak Shell di Port Dickson dibuka
pada tahun 1962. Ketika itu minyak dibeli dari luar negara.
Tengku Razaleigh Hamzah
Raja Mohar bin Raja Badiozaman
Pendirian perusahaan minyak negara merupakan titik tolak kepada
kontrol dan keterlibatan negara yang lebih dalam industri minyak. Antara
ketua Petronas adalah Raja Mohar bin Raja Badiozaman.
2. Perkembangan perusahaan di Indonesia
Perusahaan asal Malaysia, Petroliam Nasional Bhd (Petronas) menyatakan
tetap komitmen menjalankan bisnis minyak dan gas (migas) di Indonesia
meski harga minyak dunia anjloknya hingga memukul Badan Usaha Mililk
Negara (BUMN) Malaysia tersebut.
Pendatanganan Nota Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina
(Persero) pada Juli 2016 merupakan salah satu wujud komitmen kuat Petronas di
Tanah Air. Pada tahun 2015, perusahaan negara Malaysia ini juga telah
menandatangani dua kontrak Bagi hasil (production sharing contract/PSC)
untuk Wilayah Kerja (WK) North Madura II dimana Petronas sebagai operator, dan
Wilayah Kerja Kualakurun bekerja sama dengan ConocoPhillips. Petronas juga
berencana memulai tahap produksi Lapangan gas Kepodang dari WK Muriah di lepas
pantai Jawa Tengah dan Lapangan Minyak Bukit Tua dari WK Ketapang di lepas
pantai Jawa Timur.
Sementara untuk kegiatan eksplorasi, Petronas berupaya
menemukan cadangan migas di Wilayah Kerja West Glagah Kambuna. Selain WK migas
yang dioperasikan sendiri, Petronas memiliki participating interest
pada beberapa WK migas yang dioperasikan perusahaan lain yaitu KKKS Jabung,
KKKS Natuna Sea A Block dan KKKS Madura Offshore. Total produksi Petronas dari
ketiga wilayah tersebut mencapai 31.000 setara barel minyak per hari.
Sejak memulai bisnis di Indonesia tahun 2000, lanjut dia, hingga saat ini
Petronas memiliki sembilan kontrak bagi hasil, empat di antaranya menjadi
operator.
Di bisnis hilir, Petronas mengoperasikan beberapa anak perusahaan di
antaranya Petronas Niaga Indonesia (PNI), Petronas Chemical Marketing (PCM) dan
Petronas Lubricant Indonesia (PLI). "Fokus usaha PNI di sektor perdagangan
dan pemasaran bahan bakar, PLI untuk pemasaran dan ritel produk pelumas.
Sedangkan PCM fokus pada pemasaran produk-produk petrokimia.
Pada Agustus lalu Petronas mengumumkan laba perusahaan pada kuartal II-2016
anjlok 85 persen sebagai imbas dari penurunan harga minyak dunia. Petronas juga
mengumumkan proyeksi bisnis yang suram untuk tahun 2017. Petronas juga
mengumumkan rencananya untuk memangkas belanja hingga 50 miliar ringgit dalam
kurun empat tahun ke depan sebagai respon ambruknya harga minyak.
3. Jumlah Aset yang dimiliki Perusahaan
| Pendapatan | ▲ US$ 79,95 miliar (2010) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Laba bersih | ▲ US$ 20,88 miliar (2010) | ||||
| Jumlah aset | ▲ US$ 145,52 miliar (2010) | ||||
| Jumlah ekuitas | ▲ US$ 87,45 miliar (2010) |
4. Cara Pelaksanaan Produk PT Petronas
PT Midea
1. Sejarah Perusahaan
Didirikan Tahun 1968, Midea Tersohor Sebagai Konglomerat Besar Yang Mengkhususkan Diri Dalam Produksi Alat-Alat Rumah Tangga Dan Juga Merambah Lapangan Yang Berhubungan Dengan Real Estate Dan Logistik. Kini Midea Merupakan Salah Satu Basis Produksi Dan Eksportir Peralatan Rumah Tangga Elektronik Terbesar Di Cina.
Midea Pada Awalnya Memasuki Industri Elektronik Peralatan Rumah Tangga Dalam Tahun 1980 Dan Mulai Menggunakan Nama/ Merek Midea
Pada Tahun 1981. Kini, Midea Group Dengan Mempekerjakan Sekitar 180.000
Orang Baik Di Cina Dan Seluruh Dunia Dan Memiliki Lebih Dari Sepuluh
Merek Terkenal Dalam Berbagai Industri Seperti Midea, Welling Dan
Lainnya., Midea Mencapai Pendapatan Usd17.0 Miliar Pada 2010, Sedangkan
5, 08 Miliar Dari Mereka Adalah Bisnis Mengekspor Dan Luar Negeri.
Terpisah Dari Markas Pusatnya Di Shunde, Midea Group Telah Mendirikan Basis-Basis Produksi Yang Tersebar Di Guangzhou, Zhongshan, Wuhu, Wuhan, Huai&Rsquo; An, Kunming, Changsha, Hefei, Chongqing Dan Suzhou, Dan Lain-Lain. Basis Di Pingyang, Vietnam Telah Mulai Berproduksi. Dengan Memiliki Jaringan Pemasaran Ekstensif Yang Tersebar Di Seluruh Penjuru Cina, Midea Group Telah Mendirikan Dua Puluh Satu Kantor Cabang Di Seluruh Dunia Seperti Di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Hong Kong, Korea, Kanada, Rusia, Perancis, Malaysia Dan Vietnam.
Saat Ini, Midea Menguasai Rantai Produksi Terbesar Dan Terlengkap Untuk Kelompok Ac, Lemari Es, Microwave Oven, Peralatan Rumah Tangga Kecil Dan Perlengkapan Dapur Di Cina.
Produk-Produk Intinya Mencakup Ac Rumah Tinggal, Ac Komersial, Ac Central Berskala Besar, Mesin Cuci, Pemasak Nasi Listrik, Lemari Es, Dispenser Air Minum, Microwave Oven, Mesin Pencuci Piring, Induction Cooker, Kipas Angin Listrik, Pemanas Listrik, Pemanas Air, Kelengkapan Dapur, Range Hood, Lemari Pensteril, Mesin Pencacah Elektrik, Oven Listrik, Mesin Penghisap Debu, Peralatan Rumah Tangga Kecil Dan Produk Perlengkapan Rumah Lainnya, Serta Produk-Produk Pendukung Lainnya Seperti Kompresor, Motor Elektrik, Magnetron Dan Transformer.
2. Perkembangan perusahaan di Indonesia
Sejumlah produk yang diproduksi Midea antara lain AC, lemari es, mesin cuci dan peralatan rumah tangga lainnya. Seluruh produk Midea telah melewati proses quality control yang ketat. Sebab, periset dan pengembangan produk Midea didukung oleh dengan fasilitas laboratorium lengkap serta ditangani oleh para professional yang ahli di bidangnya. Midea juga telah memperoleh berbagai penghargaan.
Produk Cina yang kerap dipandang sebelah mata membuat Midea secara matang menyiapkan layanan purna jual yang andal. Sebanyak 30 gerai telah tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan akan menjadi 100 gerai pada akhir 2010. Layanan purna jual Midea siap menangani servis. Jika servis tidak dapat diselesaikan dalam tempo tiga hari kerja, maka akan diganti dengan unit baru. Kantor cabang Midea terletak di berbagai kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar. Ditargetkan pada 2011 mendatang akan mencapai 18 kantor dari Pulau Sumatra hingga Maluku.
Kantor pusat Midea di Shunde, Goangdong, Cina dengan 17 basis produksi yang tersebar di seluruh Cina dan negara lainnya. Midea juga digadang-gadang sebagai satu-satunya perusahaan peralatan rumah tangga Cina yang terdaftar di World`s Top 500 Most Valuable Brands 2010 oleh Brand Finance. Sebab, keunggulan teknologi Midea telah digunakan sebagai original equipment manufacturer bagi beberapa produk ternama di dalam negeri. Kini Midea tengah mempersiapkan pembukaan pabrik terbarunya di Vietnam serta berencana membangun pabrik di Indonesia.
4. Cara Pelaksanaan Produk PT Midea
Petronas Lubricants International (PLI) meluncurkan pelumas
sepeda motor Sprinta with UltraFlex secara global yang juga akan dijual di
Indonesia. Ini dan menjadi produk pertama mereka di segmen oli kendaraan roda
dua. produk yang tersedia dalam tiga varian F300 (20W-40), F700 (15W-50) dan
F900 (10A-40) itu akan dijual di Indonesia sekitar kuartal akhir tahun ini atau
kuartal pertama tahun 2018. Petronas optimistis dapat meraup peluang di
Indonesia sebagai salah satu pasar potensial dan terus tumbuh dalam beb Petronas
Sprinta with UltraFlex dirancang untuk menjaga mesin agar tidak stres dan bisa
dipakai dalam jangka waktu lama. Pelumas ini diformulasikan dengan lapisan yang
diklaim lebih kuat 40 persen dibandingkan produk lain guna meningkatkan
stabilitas mesin dari berbagai macam kondisi.berapa tahun terakhir serta memiliki jumlah penduduk yang besar.
Sedangkan strategi yang dilakukan adalah untuk unggul dalam pembiayaan, perbedaan dan konsetrasi dalam poin tertentu.stabilitas mesin dari berbagai macam kondisi.berapa tahun terakhir serta memiliki jumlah penduduk yang besar.
PT Midea
1. Sejarah Perusahaan
Didirikan Tahun 1968, Midea Tersohor Sebagai Konglomerat Besar Yang Mengkhususkan Diri Dalam Produksi Alat-Alat Rumah Tangga Dan Juga Merambah Lapangan Yang Berhubungan Dengan Real Estate Dan Logistik. Kini Midea Merupakan Salah Satu Basis Produksi Dan Eksportir Peralatan Rumah Tangga Elektronik Terbesar Di Cina.
Terpisah Dari Markas Pusatnya Di Shunde, Midea Group Telah Mendirikan Basis-Basis Produksi Yang Tersebar Di Guangzhou, Zhongshan, Wuhu, Wuhan, Huai&Rsquo; An, Kunming, Changsha, Hefei, Chongqing Dan Suzhou, Dan Lain-Lain. Basis Di Pingyang, Vietnam Telah Mulai Berproduksi. Dengan Memiliki Jaringan Pemasaran Ekstensif Yang Tersebar Di Seluruh Penjuru Cina, Midea Group Telah Mendirikan Dua Puluh Satu Kantor Cabang Di Seluruh Dunia Seperti Di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Jepang, Hong Kong, Korea, Kanada, Rusia, Perancis, Malaysia Dan Vietnam.
Saat Ini, Midea Menguasai Rantai Produksi Terbesar Dan Terlengkap Untuk Kelompok Ac, Lemari Es, Microwave Oven, Peralatan Rumah Tangga Kecil Dan Perlengkapan Dapur Di Cina.
Produk-Produk Intinya Mencakup Ac Rumah Tinggal, Ac Komersial, Ac Central Berskala Besar, Mesin Cuci, Pemasak Nasi Listrik, Lemari Es, Dispenser Air Minum, Microwave Oven, Mesin Pencuci Piring, Induction Cooker, Kipas Angin Listrik, Pemanas Listrik, Pemanas Air, Kelengkapan Dapur, Range Hood, Lemari Pensteril, Mesin Pencacah Elektrik, Oven Listrik, Mesin Penghisap Debu, Peralatan Rumah Tangga Kecil Dan Produk Perlengkapan Rumah Lainnya, Serta Produk-Produk Pendukung Lainnya Seperti Kompresor, Motor Elektrik, Magnetron Dan Transformer.
2. Perkembangan perusahaan di Indonesia
Sejumlah produk yang diproduksi Midea antara lain AC, lemari es, mesin cuci dan peralatan rumah tangga lainnya. Seluruh produk Midea telah melewati proses quality control yang ketat. Sebab, periset dan pengembangan produk Midea didukung oleh dengan fasilitas laboratorium lengkap serta ditangani oleh para professional yang ahli di bidangnya. Midea juga telah memperoleh berbagai penghargaan.
Produk Cina yang kerap dipandang sebelah mata membuat Midea secara matang menyiapkan layanan purna jual yang andal. Sebanyak 30 gerai telah tersebar di Pulau Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan akan menjadi 100 gerai pada akhir 2010. Layanan purna jual Midea siap menangani servis. Jika servis tidak dapat diselesaikan dalam tempo tiga hari kerja, maka akan diganti dengan unit baru. Kantor cabang Midea terletak di berbagai kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Denpasar. Ditargetkan pada 2011 mendatang akan mencapai 18 kantor dari Pulau Sumatra hingga Maluku.
Kantor pusat Midea di Shunde, Goangdong, Cina dengan 17 basis produksi yang tersebar di seluruh Cina dan negara lainnya. Midea juga digadang-gadang sebagai satu-satunya perusahaan peralatan rumah tangga Cina yang terdaftar di World`s Top 500 Most Valuable Brands 2010 oleh Brand Finance. Sebab, keunggulan teknologi Midea telah digunakan sebagai original equipment manufacturer bagi beberapa produk ternama di dalam negeri. Kini Midea tengah mempersiapkan pembukaan pabrik terbarunya di Vietnam serta berencana membangun pabrik di Indonesia.
3. Jumlah Aset yang dimiliki Perusahaan
Secara keseluruhan, Midea internasional memunyai total aset pada 2008
sebesar Rp 59,4 triliun. Pada 1993, Midea baru memiliki total aset Rp
30,4 triliun.
Sementara, total penjualan Midea seluruh dunia hingga 2009 mencapai Rp. 140 triliun. Patokan target 20 persen naik ditetapkan sampai dengan akhir 2010. Maka, pada kurun waktu itu, harus terwujud penjualan menyeluruh hingga Rp 170 triliun.
Sementara, total penjualan Midea seluruh dunia hingga 2009 mencapai Rp. 140 triliun. Patokan target 20 persen naik ditetapkan sampai dengan akhir 2010. Maka, pada kurun waktu itu, harus terwujud penjualan menyeluruh hingga Rp 170 triliun.
Midea terus berproses menjalankan riset dan analisis dengan melihat perkembangan di berbagai sisi seperti lingkungan, trend, kebutuhan konsumen dan lainnya dalam hal produk peralatan rumah tangga. Perhatian pada sisi-sisi ini dikarenakan Midea ingin menetapkan strategi promosinya yang bertujuan agar dapat mengembangkan usahanya.
Dengan
adanya beberapa kelebihan diatas brand MIDEA harus melakukan promosi
secara berkesinambungan untuk meningkatkan brand awarenessnya melakukan
kegiatan marketing agar tujuannya dapat tercapai. Berdasarkan pengamatan
peneliti ada beberapa strategi promosi yang dilakukan MIDEA yaitu menggunakan media
elektronik (radio dan televisi), media koran, spanduk, billboard,
baliho dan brosur. Strategi promosi yang dilakukan MIDEA tersebut merupakan
sarana atau alat yang digunakan perusahaan untuk menyampaikan pesan
komunikasi kepada konsumen. Selain itu, pelaksanaan periklanan yang dilakukan
MIDEA bertujuan untuk memberikan suatu informasi bagi konsumen tentang
peluncuran produk baru atau memberikan informasi, produk yang sedang ditawarkan
yang biasa disebut promosi penjualan.
.